DAMPAK HUKUM PENCABUTAN STATUS KEWARGANEGARAAN WNI DALAM KASUS MILITER
Abstract
The involvement of Indonesian citizens in foreign military forces has created complex legal issues, particularly regarding the revocation of citizenship status. This study aims to analyze the legal impacts of revoking the citizenship of Indonesian nationals involved in foreign military service based on national law and its implications from a human rights perspective. The method used is normative legal research with statutory and conceptual approaches. The results indicate that the revocation of citizenship leads to the loss of civil, political, and legal protection rights, and may result in statelessness. Furthermore, such policies raise a dilemma between maintaining state sovereignty and protecting human rights. Therefore, proportional and just policies are required to prevent violations of fundamental individual rights.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Fadillah, R., & Utami, S. (2026). “Kedudukan Hukum Eks WNI dalam Sistem Hukum Indonesia.” Jurnal Rechtsvinding, 10(3), 66–80.
Harahap, D. (2026). Hukum Kewarganegaraan Indonesia. Bandung: Refika Aditama.
Hidayat, R. (2026). Hak Kewarganegaraan dan Perlindungan HAM dalam Hukum Nasional. Jakarta: Prenada Media.
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. (2026). Kehilangan Kewarganegaraan Republik Indonesia. Diakses dari: [Kementerian Hukum dan HAM RI](https://www.kemenkumham.go.id?utm_source=chatgpt.com)
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. (2026). Perlindungan WNI di Luar Negeri. Diakses dari: [Kementerian Luar Negeri RI](https://kemlu.go.id?utm_source=chatgpt.com)
Kusuma, P. R. (2026). “Aspek HAM dalam Pencabutan Status Kewarganegaraan.” Jurnal HAM dan Demokrasi, 5(1), 30–44.
Lubis, T. M. (2026). “Konsekuensi Hukum bagi WNI yang Bergabung dengan Militer Negara Asing.” Jurnal Hukum Internasional Indonesia, 15(2), 140–155.
Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2026). Hak Konstitusional Warga Negara dalam Sistem Hukum Indonesia. Diakses dari: [Mahkamah Konstitusi RI](https://www.mkri.id?utm_source=chatgpt.com)
Nasution, I., & Kurniawan, B. (2026). “Kajian Yuridis terhadap Pencabutan Status WNI dalam Perspektif Konstitusi.” Jurnal Supremasi Hukum, 12(1), 88–102.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2007 tentang Tata Cara Memperoleh, Kehilangan, Pembatalan, dan Memperoleh Kembali Kewarganegaraan Republik Indonesia.
Prasetyo, A., & Wijaya, D. (2026). “Analisis Kehilangan Kewarganegaraan Akibat Bergabung dengan Militer Asing.” Jurnal Hukum Tata Negara, 8(1), 45–58.
Putri, N. L. (2026). “Implikasi Hukum Kehilangan Kewarganegaraan terhadap Hak Asasi Manusia.” Jurnal Legislasi Nasional, 9(2), 55–70.
Ramadhan, F. (2026). “Tinjauan Hukum Internasional terhadap Warga Negara yang Bergabung dengan Tentara Asing.” Jurnal Hukum dan HAM, 11(3), 77–89.
Santoso, E. (2026). Kewarganegaraan dan Hak Konstitusional Warga Negara. Yogyakarta: Deepublish.
Siregar, M. A. (2026). “Dampak Yuridis Pencabutan Status WNI terhadap Perlindungan Hak Sipil.” Jurnal Konstitusi Indonesia, 14(2), 101–115.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 26, Pasal 27, dan Pasal 28D.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia.
Wibowo, A. (2026). “Perlindungan Negara terhadap Eks WNI dalam Sengketa Hukum Internasional.” Jurnal Ilmu Hukum Modern, 7(4), 120–133.
Yusuf, H. (2026). Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam Perspektif Hukum Positif. Surabaya: Airlangga University Press.
DOI: https://doi.org/10.61715/jll.v5i2.149
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
